Review Awam Android One Nexian

Review awam kembali lagi!

Kali ini gw menerima kiriman Android One versi Nexian, dan ini review gw sesudah mencobanya selama hampir dua minggu. Sekali ini, seperti biasa dengen review2 gw, gw tegaskan lagi bahwa ini review AWAM. Jadi jangan harap selevel tabloid Pulsa, tabloid Nova, apalagi tabloid C&R. Tidak akan banyak teknis/spec yang dibahas, semua hanya dari pengalaman sebagai user awam. Jadi nanti jangan cerewet nanya yang susah2 yak? YAK!

Untuk mereview Android One, harus diingat price point-nya yang cukup terjangkau, sekitar Rp 1.4 juta (bahkan konon waktu preorder hanya Rp 990 ribu). Jadi kita tidak bisa membandingkan Android One dengan model flagship seperti Samsung Galaxy Note 4 atau Sony Xperia Z3 misalnya. Ini harus selalu diingat2 agar perbandingan menjadi manggis to manggis (kalo “apple to apple” terlalu londo ah).

Mari mulai….

Kembar Tiga Tidak Identik?

Mungkin pembaca sudah mengetahui bahwa Android One adalah project milik Google, tujuannya adalah pengadaan smartphone berbasis Android dengan harga terjangkau tetapi spec yang lumayan, dengan harapan lebih banyak orang Indonesia yang bisa menikmati pengalaman ber-smartphone berkualitas (tentunya sambil memperkuat dominasi melawan OS yang lain seperti iOS, BlackBerry, dan Windows Phone). Di Indonesia Android One diproduksi dengan spec sama oleh tiga brand: Mito, Evercoss, dan Nexian. Walaupun spec sama, ada perbedaan sedikit di casing.

20150329_163440

Itu bukan wallpaper aslinya yaaa….

Gw mendapatkan versi buatan Nexian warna hitam. Yang gw suka dari versi Nexian adalah casing belakang yang terasa seperti semi-karet (sebaliknya Mito memiliki versi plastik licin/glossy). Kenapa gw suka “rubbery feel” dari casing Nexian ini? Karena pegangannya jadi mantap, tidak licin. Selain itu, casing belakang tidak mudah kotor oleh sidik jari/tangan yang berminyak. Jadi plus poin di sini.

20150329_163501

Sayangnya, materi dari display depan Android One ini termasuk fingerprint magnet. Begitu digunakan sidik jari langsung mengotori layar dengan cepat. Gw baru merasakan bahwa ada perbedaan kualitas display. Galaxy Note 4 yang merupakan primary phone gw misalnya, tidak mudah menjebak sidik jari. Tapi ya itu, jangan dibandingkan sama flagship, apalagi Galaxy Note 4 menggunakan Gorilla Glass 4. Oh iya, di dalam package Nexian sudah diberikan lapisan pelindung gratis, hanya tidak gw gunakan karena gw memang tidak suka menambah lapisan apa2 ke hape.

Bagian depan mudah sekali kotor dengan sidik jari

Bagian depan mudah sekali kotor dengan sidik jari

Android One Nexian ini SANGAT nyaman di genggaman. Surprisingly, sebagai pengguna phablet Note 4 (dengan ukuran layar 5.7 inch), gw tidak merasa layar Android One yang 4.5 inch terlalu kecil. Gw mudah beradaptasi dengan layar Android One ini. Resolusi memang “hanya” 218 ppi, tetapi percayalah bahwa hasil gambar sudah cukup memuaskan (ya jangan ditaro di samping layar sAMOLED punya Note 4 yang punya 515 ppi tentunya).

OS Lollipop

Yang dijagokan dari Android One adalah jaminan bahwa OS di dalamnya selalu terbaru dari Google, dan jika ada update version maka handset Android One akan menerimanya duluan. Android One sudah membawa Lollipop, OS Android yang terbaru. Bagaimana rasanya?

Karena Android One datang dari Google, maka inilah experience OS Android yang murni (Samsung Galaxy misalnya, menggunakan skin dari Samsung yang namanya TouchWiz). Jadi terasa sangat simple, basic, dan luar biasa smooth, tidak ada lag sama sekali. OS Lollipop sendiri bagi saya tidak banyak yang berbeda. Beberapa yang saya perhatikan adalah: notifikasi yang muncul di lock screen, dan multiple apps bisa dilihat seperti susunan kartu (walaupun Note 4 yang masih memakai KitKat pun sudah punya efek yang sama).

Notifikasi di lock screen

Notifikasi di lock screen

Tampilan multiple apps. App bisa diclose dan dipilih di sini.

Tampilan multiple apps. App bisa diclose dan dipilih di sini.

Gw tidak banyak mengulik soal OS Lollipop, jadi mungkin banyak fitur baru yang gw tidak tahu.

Jeroan

Android One sudah menggunakan quad-core MediaTek Cortex 1.3 GHz, dengan RAM 1GB, dan memory internal 8GB. Selama gw pakai, semua terasa responsif dan cepat. Gw tidak merasakan lagging sama sekali, dan ini patut dicatat mengingat prosesor dan RAM yang sebenarnya bukan kelas mobil balap. Kudos untuk design internal Google. Oh iya, paket Nexian juga sudah memberikan SD Card 8GB gratis. Ini tentunya bonus yang menyenangkan.

Android One juga Dual-SIM. Jadi pas untuk kamu2 yang punya pacar banyak.

Baterai Android One sebesar 1700 mAH. Mungkin terkesan kecil, tetapi ingat bahwa layar yang hanya 4.5 inch dengan resolusi tidak tinggi artinya konsumsi energi juga tidak besar. Tetapi harus diakui performa baterai Android One sangat tidak impresif. Menurut saya bahkan cenderung sedang ke boros. Dengan pemakaian sering (internet dan social media), rata2 jika hape dalam keadaan full jam 6 pagi maka jam 2-3 siang sudah harus dicharge ulang.

Charger asli dari Nexian juga outputnya hanya 750 mAh, jadi kalo ngecharge terasa agak lama.

Dual SIM, bonus memory card 8GB

Dual SIM, bonus memory card 8GB

Penggunaan sehari2 yang “standar” sangat memuaskan. Untuk sekedar bermain FB, Twitter, Instagram, Ask.fm, aplikasi edit foto seperti Snapseed, PhotoGrid, dll., YouTube, chatting dan email terasa lancar tidak ada masalah. Oh iya, sekedar info, Android One BISA digunakan untuk bertelepon dan SMS-an. Speaker belakang cukup keras, walau terdengar “kering”. Ya udah lah ya, inget harganya juga cuy.

Biasanya kinerja prosesor dan RAM dites dengan bermain game. Gw pun menjajal Android One ini dengan Real Racing 3, game balap dengan gambar 3D yang seharus memberatkan hape. Bagaimana hasilnya? Satu kata….

GOKIL! MULUS KAYAK LAURA BASUKI!! Graphics balapan mulus banget, tidak nge-lag sama sekali. Gw jujur impressed banget dengan performa gaming hape dengan harga level ini. Salut sih. Beneran.

Real Racing 3 kenceng, tidak ada lag

Real Racing 3 kenceng, tidak ada lag

Kamera

Bagi banyak orang kamera termasuk salah satu fitur utama dari smartphone, tidak terkecuali untuk gw. Jadi bagaimana performa kamera Android One?

Singkat kata, gw hanya bisa bilang “sesuai harganya”. Kamera belakang ukuran 5 MP, relatif terasa pas2an hasilnya (mungkin karena gw udah kebiasaan dengan kamera monster Note 4). Tidak bisa dibilang fantastis, tapi tidak bisa dibilang ancur juga. Foto kondisi terang outdoor lumayan bagus, walaupun di contoh foto di bawah tampak ada warna ungu di tengah, dan kondisi low-light sudah lah jangan terlalu diharapkan. Kecepatan shutter sangat terasa lambannya. Jadi hati2 kalo motret, sehabis men-tap shutter jangan buru2 menurunkan tangan karena perlu waktu sampai kameranya betul2 menjepret. Semakin gelap juga terasa semakin lamban. Oh well, sesuai dengan harganya lah ya.

Hasil kamera outdoor

Hasil kamera outdoor

hasil kameran indoor dengan cahaya cukup

hasil kameran indoor dengan cahaya cukup

Indoor dengan cahaya cukup

Indoor dengan cahaya cukup

Android One punya mode kamera efek kedalaman yang sudah built-in, meniru efek kamera lensa besar. Hasilnya lumayan, walau kadang harus dicoba beberapa kali baru sukses.

Efek "blur" di belakang ini adalah fitur built-in kamera Android One

Efek “blur” di belakang ini adalah fitur built-in kamera Android One

Nah, kalau kamera belakangnya bisa dibilang pas-pasan, kamera depannya justru lumayan banget untuk harganya. Kamera depan Android One sudah 2MP, mendekati banyak model flagship merek2 lain. Dan hasilnya juga sangat lumayan. Jadi buat kalian para psikopat narsis yang suka selfie, kamera depan Android One lumayan banget.

Hasil kamera selfie. Hasil bergantung tingkat ke-kece-an obyek juga tentunya :p

Hasil kamera selfie. Hasil bergantung tingkat ke-kece-an obyek juga tentunya :p

Kesimpulan

Android One (versi Nexian) besutan Google ini bener2 menunjukkan kualitas yang memuaskan untuk harganya. Bisa dibilang masuk kategori entry-level, Android One memiliki jeroan dan kinerja yang mungkin masih sepantar dengan model2 dari merek lain dengan harga 1-jutaan lebih mahal. Plus points untuk: OS Android terbaru yang sangat smooth, kinerja prosesor yang cukup kenceng, bahkan untuk game “berat” sekalipun.  Kalaupun ada “kelemahan”, baterai yang sedang cenderung boros, dan bagi kamu yang butuh kamera belakang level “kece pol paripurna” mungkin tidak akan terpuaskan. Tetapi kalau kamu tidak terlalu demanding terhadap kamera belakang, ya 5MP sudah cukup lah hanya untuk memfoto indomie goreng dan posting di Instagram. Jangan lupa kamera selfienya udah cukup bagus kualitasnya.

Faktor lain yang “Indonesia Bingit” mungkin gengsi, karena mereknya yang lokal (inget becandaan sadis “Nexiaaaan deh loe” dengan nada “Kaciaaaan deh loe” gak?) Tetapi kalo kamu tidak peduli gengsi merek, secara rasional maka spec dan kinerja Android One Nexian ini patut diperhitungkan.

Satu hal yang BELUM teruji adalah durability, seberapa awet dan bandel Android One ini untuk jangka pemakaian yang lama. Review ini ditulis sesudah penggunaan hanya 2 minggu. So we’ll see. Kalo tahu2 berasap saat gw sibuk ngejawab2in pertanyaan2 gak penting soal mantan di ask.fm, akan gw update di blog ini juga.

Sampai jumpa! Inget pertanyaan2 teknis terlalu detail gak akan dijawab. Google sendiri yak!

Sampai Review Awam selanjutnya!

Jangan lewatkan:

Review Awam LG V20, “The Beast” 

Review Awam Samsung Galaxy S7 Edge

Review Awam Laptop HP Envy 13

One Week Affair With A Smartwatch (Review Awam Gear S2)

Review Awam Sony Xperia Z5

Advertisements

Categories: Review

Tagged as: , , , ,

8 Comments »

  1. Kalau beli online di lazada, nexian journey one harganya 1jt. Minggu yang lalu saya beli masih 900rb. Memang diatas ekpektasi untuk harga segitu. Kelemahan yg belum disebut:
    ada glare pink di tengah foto.

  2. Aku juga baru beli buat nyokap om. Yang juara sih emang anti lag nya itu, mulusss pisan.
    Dengan harga segitu menurut aku kualitasnya lebih mahal..hehehe.
    Sayang belum ada yang jual casingnya hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s