Terapan Konsep Marketing Dalam Perjodohan

Belum lama ini, saya ngobrol dengan sahabat perempuan saya yang masih single. Sebut saja namanya Karin. Karin ini sudah berusia di atas 30-an, menurut saya orangnya menarik dan smart. dengan karir yang terus menanjak. Saat ini Karin masih menjomblo, dan ngobrol untuk curhat. Karin: “Gw takut gak dapet pendamping hidup nanti….” Gw: “Kenapa sih elo gak memperbanyak nge-date? Kayaknya gak susah deh […]

Read More →

The Alpha Girl’s Journey

Sudah 4 bulan berlalu sejak buku The Alpha Girl’s Guide terbit di awal Desember 2015, dan gw baru sadar gw belom pernah menulis blog post tentang buku ini. Seiring perjalanan buku ini, dan sesudah mendapat banyak input dari pembaca, rasanya sudah saatnya menulis tentang awal mula dan sedikit perjalanan dari buku ini sampai saat ini. The Alpha Girl’s Guide adalah […]

Read More →

Polisi Tidur, Perang Nuklir, dan Credible Threat

Hari ini dihubungi oleh anak teman yang sedang mengerjakan project sekolah. Entah kenapa, dia memilih “polisi tidur” (speed bump) sebagai project. Dia menghubungi saya untuk mengetahui pendapat saya. Pertanyaan pertama adalah: “Setujukah dengan konsep polisi tidur?” Pertanyaan ini sepele, tapi sebenarnya bisa dibahas panjang. Dalam menilai sesuatu, entah barang atau tindakan, seringkali kita harus memulai dari tujuan (purpose) barang/tindakan tersebut. Apakah the real purpose dari polisi tidur? Polisi tidur itu tujuannya adalah MELAMBATKAN laju kendaraan di titik-titik yang rentan kecelakaan (misalnya sekolah, karena anak kecil suka lari menyeberang tanpa lihat kiri-kanan). Jadi secara purpose, konsep polisi tidur itu masuk akal, di atas kertas. Dan gw mendukung saja, karena jika di dekat sekolahan maka keselamatan anak kecil adalah nomor satu. Masalahnya ada di EKSEKUSI. Dulu waktu gw kecil, seinget gw, polisi tidur selalu DICAT setrip2 putih. Jadi pengendara mobil/motor TAHU ada polisi tidur 20-30 meter sebelumnya, sehingga mereka mulai melambatkan mobil lebih dahulu. Pada saat mereka tiba di polisi tidur, kecepatan mereka sudah cukup lambat untuk menghindari guncangan terlalu parah. Masalahnya sekarang polisi tidur dibangun seenak2 jidat warga, dan TIDAK DICAT. Baik siang atau malam seringkali pengemudi mobil tidak bisa melihat ada polisi tidur sampai sudah terlalu dekat untuk mengerem. Akibatnya? Mobil melabrak polisi tidur dengan kecepatan tinggi, shockbreaker cepat rusak, dan tetep aja orang yang menyeberang di balik polisi tidur tersebut masih berisiko tercium mobil. Worse, kalo polisi tidurnya lebay dan mobil berkecepatan tinggi, bisa2 mobil melompat dan menimpa mbok […]

Read More →

Memilih 2 dari 3 Aspek Wanita: Sebuah Analisa Ekonomi

Jadi beberapa tahun yang lalu, gw pernah mendengar joke, bahwa kalo seorang cowok mencari pacar (wanita), dia hanya bisa mendapatkan 2 dari 3 atribut ini: cantik, cerdas, baik-hati. Artinya: Pacar yang cantik dan cerdas, gak baik hati. Pacar yang cantik dan baik hati, gak cerdas Pacar yang cerdas dan baik hati, gak cantik Waktu mendengar joke ini, gw ketawa. Anehnya, setiap gw ceritain lagi ke cowok2 lain, juga banyak yang ketawa, dan somehow merasa ada “benar”nya joke ini. Belum lama ini gw juga menulis hal yang sama di Ask.fm (account: manampiring), dan akibatnya harus meladeni banyak pertanyaan dan protes orang-orang. Jadi gw memutuskan menulis di blog ini agar bisa membahas lebih rinci. Dengan semangat peribahasa Latin “Disccusio Non Pentingo Et Pentingo Bangeto” (Bahaslah Hal-Hal Gak Penting Menjadi Penting), maka gw memutuskan melakukan analisa, apakah ada kebenaran di balik joke di atas. Setelah gw pikir2, mungkin ada kebenaran di balik joke ini, dan bisa gw jelaskan dengan prinsip ekonomi limited resources (sumber daya terbatas). Maksudnya, kita semua bisa mengembangkan aspek diri kita ke mana saja, tetapi sumber daya yang kita miliki terbatas (uang, waktu, tenaga, kesabaran). Akibatnya, kita harus memilih dan mengorbankan yang lain. Sebagai contoh: seorang pria yang niat habis2an punya badan kayak Dwayne Johnson mau gak mau harus menghabiskan waktu berjam2 di gym, dan uang untuk beli steroid dan Balpirik. Nah, waktu dan uang yang habis di gym dan steroid/Balpirik ini otomatis tidak bisa dipakai untuk membeli buku astrofisika, […]

Read More →

Laporan Survey Kepuasan Pasangan 2014

Akhirnya sesudah mengumpulkan 1,186 responden, sejak tanggal 30 Desember 2013 sampai 3 Januari 2014, maka Survey Kepuasan Pasangan ditutup. Berikut adalah laporannya. Yay! 😀 Sedikit catatan mengenai interpretasi: Karena survey ini bukan survey yang “ilmiah” banget, maka gw merasa perlu memberikan sedikit catatan. Dalam menginterpretasi temuan di bawah, mohon pembaca jangan menggeneralisir hasilnya sebagai realita “seluruh orang”. Hal ini dikarenakan metode […]

Read More →

Laporan Survey Mantan Nasional 2013

Okeh, setelah 2 hari pengumpulan data (dimulai Sabtu malam), maka Survey Mantan Nasional 2013 resmi dilaporkan. Survey kali ini berhasil mengumpulkan lebih dari 4,403 entry, dan 3,383 dari itu menyelesaikan seluruh kuesioner (jadi tingkat penyelesaian 76.8%). Mengapa ada sekitar 1,000 responden yang “tidak selesai”? Yang pertama, 388 responden terdiskualifisir ketika mereka menyatakan tidak punya mantan di pertanyaan pertama. Sisanya, somehow […]

Read More →