Skip to content
Advertisements

Laporan Survei Anak Ahensi!

Anak Ahensi. Mereka yang bekerja di industri kreatif dan komunikasi. Mereka bekerja di advertising, digital, event organizer, Public Relations. Tanpa mereka, internet dan social media akan terasa hambar. Mereka lah yang (merasa) meramaikan dan membawa kebahagiaan kepada para netizen. Mereka juga komunitas yang (merasa) paling asik. Tetapi, di balik keriaan dan postingan foto Path penuh senyuman palsu, apakah mereka sungguh […]

Read More →

Pemenang Cover Buku Ketiga Adalah…

Jadi ceritanya saya sedang di dalam tahap akhir penulisan buku ketiga saya, “The Alpha Girl’s Guide”. Buku ini pada dasarnya bertemakan women empowerment, dengan angle bagaimana para perempuan muda dan remaja bisa menjadikan Alpha Female sebagai inspirasi: para wanita yang cerdas, percaya diri, berprestasi, dan menjadi pemimpin di bidang dan komunitasnya. Saat harus memilih desain cover dari beberapa desain yang diusulkan […]

Read More →

Kisah Seorang Dokter dan Seorang Salesman

Mau bercerita tentang seorang dokter. Suatu hari, kira2 dua bulan yang lalu, saya menderita sakit batuk yang lumayan parah. Batuknya parah banget sampai tidak bisa tidur. Akhirnya saya menyerah dan memutuskan menemui dokter umum langganan saya. Beliau meresepkan obat untuk meredakan gejala batuk saya. Entah kenapa, obat yang diresepkan tidak mempan. Batuk saya masih saja menghebat di malam hari, dan sesudah kira2 3 hari tidak ada perbaikan, saya pun kembali ke dokter yang sama. Di kunjungan berikut, beliau tampak sangat concern karena saya masih tidak merasa lebih baik. Sebenarnya tidak ada indikasi penyakit yang serius, hanya saya memang perlu bisa tidur di malam hari. Akhirnya dia pun meresepkan obat lain yang lebih kuat. Saat saya pamit dan keluar dari ruangan, sang dokter berkata, “Saya jadi merasa tidak enak kamu tidak merasa sembuh dan harus kembali lagi. Saya mohon maaf.” Jujur saya kaget sekali mendengar itu. Bagi saya ini bukan penyakit berat, hanya batuk flu saja. Dan namanya sakit kan kadang2 memang obatnya tidak bisa sekali klop. Tetapi si dokter ini sampai merasa mengutarakan kekecewaannya bahwa saya tidak sembuh dengan sekali kunjungan. Saya sampai harus berkata kepadanya, “Wah, ya gak apa2 kali dok. Obatnya belum pas aja kali.” Tetapi kejadian itu berkesan sekali bagi saya. Rasanya itu kejadian pertama saya mendengar dokter menyatakan maaf karena tidak bisa membantu pasiennya dalam sekali kunjungan. Kisah kedua, tentang seorang salesman di Electronic City. 2 minggu lalu saya mencari mesin cuci bersama istri di Electronic […]

Read More →

Unboxing Pop Mie Kari Keju dan Kari Susu

Unboxing smartphone baru? BASI!! Lebih keren unboxing mi instan baru dong. Kali ini gw akan mereview Pop Mie rasa baru. Gak tanggung2, sekarang ada 2 rasa baru: Pop Mie Kari KEJU dan Pop Mie Kari Susu! Apakah produk baru ini lebih lejat dari iOS atau Android versi terbaru? Mari kita buktikan. Unboxing Pop Mie Kari Keju Pop Mie Kari Keju […]

Read More →

“Clean Up Your Own Mess!”

Siang tadi kebetulan saya dan istri harus makan siang di Sevel (7-11) karena sedang buru2. Sesudah membayar, kamipun mencari tempat duduk. Seperti biasa, banyak meja yang kosong tapi kotor dengan sisa makanan dan minuman yang dibiarkan di meja. Kami pun hanya bisa menghela napas dengan sedikit jengkel. Budaya membersihkan sisa makanan sendiri di restoran cepat saji memang belum umum di negeri ini. Dulu saya pun termasuk yang tidak mengerti soal ini, sampai suatu saat saya tinggal di Australia selama 2 tahun untuk kuliah postgraduate. Di sana saya baru tahu bahwa di fast food joints (seperti McDonalds, Burger King, dll), pengunjung membersihkan sendiri mejanya seusai makan. Minimal sekedar membuang semua bungkusan, gelas kertas, dan sampah lain ke dalam tempat sampah yang disediakan. Sesudah kembali ke tanah air, kebiasaan ini tidak bisa saya hentikan. Sampai sekarang jika makan di McDonald’s atau restoran fast food lain, pasti sisa makanan saya bawa dengan tray (baki) ke tempat sampah, dan tray diletakkan di tempatnya. Kalau kebetulan makan di Starbucks yang menggunakan piring kaca, ya sesudah makan piringnya dikembalikan ke barista. Di negeri ini perilaku ini memang belum dibiasakan. Mungkin banyak dari kita yang masih menyamaratakan perilaku di restoran biasa, di mana makanan diantarkan dan dibersihkan oleh waiter/waitress, dan restoran fast food, di mana kita mengambil sendiri makanan dan (seharusnya) membersihkan sendiri juga untuk pengguna meja berikutnya. Saya membaca tentang bagaimana pengunjung IKEA di Tangerang meninggalkan begitu saja sisa makanan mereka, sementara di semua IKEA di […]

Read More →

Review Awam Android One Nexian

Review awam kembali lagi! Kali ini gw menerima kiriman Android One versi Nexian, dan ini review gw sesudah mencobanya selama hampir dua minggu. Sekali ini, seperti biasa dengen review2 gw, gw tegaskan lagi bahwa ini review AWAM. Jadi jangan harap selevel tabloid Pulsa, tabloid Nova, apalagi tabloid C&R. Tidak akan banyak teknis/spec yang dibahas, semua hanya dari pengalaman sebagai user […]

Read More →

The Heroes of Our Times

I love the movies. I do believe in their power beyond entertaining the audience. Movies capture stories that can excite us, inspire us, even depress us. Movies are also the reflection of our times. Sure, the movie industry is probably lopsided with Hollywood dominance and its American values export, yet you can’t deny that movies still affect how we view […]

Read More →

Jodoh Itu Mirip Wajah vs. Naik Motor Melawan Arah

Pagi2 di ask.fm, menerima pertanyaan dari seorang dedek2, “Percaya gak kalo jodoh itu bisa dilihat dari kemiripan wajah?” Ampun dah. Bagi saya, pertanyaan semacam ini bisa dikelompokkan dengan “Percaya kepribadian berdasarkan zodiak gak?”, atau “Percaya kepribadian berdasarkan golongan darah gak?”, dst, dst. Mau tahu satu kata dari saya untuk semua pertanyaan seperti ini? “MALAS!!” Ketika orang malas untuk berusaha mengenali orang lain, mengenali pribadinya yang unik, maka orang pun mencari jalan pintas. Gak mau repot, gak mau lama. Cukup bertanya zodiaknya apa, atau golongan darahnya apa. Kalo lagi nyari suami/istri, cukup mencocok2kan wajah. Itu pun modal ngeliat foto profile pic yang udah habis dipoles Camera360 atau Beauty Face. Sudah lah bahwa “jodoh itu wajahnya mirip” dan konsep zodiak itu adalah kotoran banteng (terjemahin sendiri), tapi gw lebih mengkhawatirkan fenomena nyari jalan pintas ini, bahkan untuk urusan jodoh. Kita tidak ingin menjalani proses suka-dukanya mengenal orang lain, mengetahui harapan dan ketakutannya, menemukan sendiri hal yang dia suka/tidak suka, menemukan ketidak-cocokan di antara kita, merasakan berselisih pendapat, dan lain-lain. Cukup dengan mengetahui “Dia Capricorn”, atau “Dia golongan darah B”, dan kita merasa sudah mengenal seseorang. Kenal ndasmu…. Kemalasan berusaha mengenal orang ini kemudian juga mengingatkan saya kepada kejengkelan saya kemarin melihat begitu banyak pemotor yang melawan arah dengan santainya. Saya benar2 khawatir dengan fenomena naik motor melawan arah ini. Yang paling mendasar tentunya faktor keamanan. Dan yang selalu saya cemaskan adalah penyeberang jalan. Karena di Indonesia kita kalau menyeberang praktis melihat ke […]

Read More →