Skip to content

Kecil2 Gak Bau. Review Ambi Pur Mini #ad

Jadi, sebulan lalu gw dikirimin Ambi Pur Mini untuk dicobain. Ambi Pur Mini ini pewangi mobil baru format cair dari Ambi Pur. Sebenarnya awalnya gw bingung juga pas tahu ada yang mini ini, karena sebelumnya sudah memakai Ambi Pur yang biasa dan hepi-hepi aja. Tapi waktu megang sendiri, akhirnya gw ngeliat sih bedanya. Ambi Pur Mini ini…..Mini beneran. Ya eyalah ya. Tapi maksudnya, […]

Read More →

Laporan Survei Mahmud & Pahmud Nasional

Woohoo, akhirnya Laporan Survei Mahmud & Pahmud Nasional rampung juga. Maaf kalau terlambat. Harap maklum, terselingi oleh pemilihan presiden yang heboh itu soalnya. Hihihi. Survei Mahmud dan Pahmud ini menanyakan berbagai aspek menjadi mamah dan papah, pengalaman, pembelajaran, dan suka-dukanya. Survei menggunakan surveymonkey.com yang dibuka sejak 9 Juni 2014 dan ditutup 16 Juni 2014. Survei ini berhasil mengumpulkan 1,132 responden […]

Read More →

“We Get The Leader We Deserve”

Dulu gw pernah baca sebuah quote: “In a democracy, people get the leader they deserve” (terj.: dalam sebuah demokrasi, rakyat mendapatkan pemimpin yang memang layak bagi mereka). Karena dalam negara demokrasi, pemimpin dipilih oleh rakyat (dengan asumsi pemilu bersih dan fair). Mungkin kalo bisa gw rephrase, quote tadi bisa dibaca: “In a democracy, the elected leader reflects the people” Jadi […]

Read More →

“Marketingnya Jokowi Payah!”

Sebagai pelaku dunia advertising, namanya iklan dan kampanye merek apa aja pasti dlilihatin dan dibahas. Bahkan iklan Mastin sekalipun, walaupun akibatnya jingle sialan itu nempel di kepala (“KABAR GEMBIRA UNTUK KITA SEMUA…KULIT MANGGIS, KINI ADA EKSTRAKNYAAAA….” Aaaaaaaargghhh!!!) Kampanye capres pun tidak luput dari perhatian gw. Dan salah satu yang bikin gemes adalah kampanye capres Jokowi-JK. Kenapa? Karena menurut gw kampanye […]

Read More →

#Hoverfinger, Si Telunjuk Galau #ad

Jujur, sampe sekarang gw jaraaang banget belanja online. Kecuali untuk transaksi Play Store di Android dan iTunes, praktis gw gak pernah beli barang di website. Penyebabnya sebenarnya gampang: gw beneran masih takut untuk melakukan transaksi online, baik itu dengan transfer cash maupun (apalagi!) kartu kredit. Kalo Play Store dan iTunes lumayan pede mungkin karena jaminan nama besar Google dan Apple ya, selain itu gw lumayan sudah bertransaksi lama dengan mereka tanpa masalah. Lah, kalo urusannya dengan BisaGedeinDanManjangin.com, mana berani gw ngasih nomor kartu kredit? Padahal jujur, banyak barang yang sebenarnya gw gak perlu ngecek fisik, dan cukup ngeliat gambar dan deskripsinya di website. Menurut gw barang2 kayak buku, barang2 elektronik yang “simple” (misalnya power bank) dan barang2 lain yang “pabrikan” dan gak perlu diinspeksi langsung/dicoba (misalnya celana. Karena perut gw moody banget, bisa berubah ukuran 3x sehari…) Apalagi tinggal di Jakarta, di mana jalanan ngehek nan macet ini buang2 waktu aja, apalagi untuk urusan beli barang. Online shopping ya sebenarnya paling logis. Tapi ya itu, gak tau karena faktor umur (ehem!), atau jenis kepribadian yang berhati2 (kan gw Leo. Halah), gw lumayan ragu2 online shopping. Sebenarnya aneh karena gw sudah gak keberatan melakukan online banking, entah itu transfer atau bayar rekening telepon. Tapi ya itu, mungkin karena berurusan dengan “bank” kan jelas ya pihaknya. Kalo macem2 bisa telpon Customer Service atau ngamuk di socmed, biasanya ditanggepin :D. Tapi kalo urusannya dengan situs gak jelas kayak MasukJombloKeluarDinikahkan.com sedikit deg2an. Apalagi udah […]

Read More →

Review Awam Samsung Galaxy Grand 2

Di dalam perang smartphone, berita umumnya didominasi oleh model2 flagship, seperti iPhone 5S, Samsung Galaxy S5, Sony Xperia Z. Tetapi seperti kita, model flagship juga merupakan model ter-MAHAL dari sebuah merek. Di model tersebut spec tertinggi dibenamkan, fitur-fitur inovasi terakhir diperkenalkan, dan design tercantik digunakan. Masalahnya ya itu, harga termahalnya otomatis membuatnya tidak bisa dimiliki banyak orang dengan budget yang terbatas. […]

Read More →

A Frozen Morality from The Winter Soldier

Some movies are interesting to be discussed as a “movie”. Some others are more interesting for the questions they raise. Captain America: The Winter Soldier may seem like another money-making installment from the great Marvel/Disney machine, but look underneath, the movie raises a serious question to both Gen-X and Millenials alike. If anything, the movie’s theme is far from the innocent […]

Read More →

The Raid 2 Review (Spoiler Banget)

Jadi kemaren gw napsu mau nonton The Raid 2. Udah seminggu tayang di bioskop, masak gw gak nonton juga? FOMO nih ceritanya (Fear of Missing Out)! Nah, sesudah 2 jam lebih, gw pengen berbagi pengalaman gw nonton film citarasa blasteran (sutradara bule, pemeran Indonesia dan Jepang) ini. Of course, review ini penuh spoiler. Jadi buat yang ngotot pengen nonton gak […]

Read More →

Memilih, Golput, dan “Jalan Ketiga”

Pemilu legislatif sudah tinggal beberapa hari lagi. Di social media pun ramai memperbincangkan apakah golput atau nggak. Yang pro golput nafsu dan berapi2 menolak memilih. Yang mengajak agar tidak golput pun juga sama napsunya. Pokoknya bulan ini bulan penuh hawa napsu. Loh. Mari kita mendengar argumen untuk golput. Sebagian besar argumen golput adalah skeptisisme terhadap partai, atau bahkan keseluruhan dunia politik di Indonesia. Semua partai dan caleg dianggap kacrut, korup, dan rampok. Jadi what’s the point memilih? Sebaliknya mereka yang mengajak untuk memilih berusaha meyakinkan, masih ada caleg yang baik, masih ada “orang baik” yang bisa dipilih. Bahkan ada yang bernada intimidatif, “Kalo golput gak usah komen soal pemerintah nanti!”. Galak cuuy…. Saya pernah menganalogikan bahwa memilih di antara semua pilihan yang jelek ibarat mau menikah. Kalau semua calon suami jelek, masak memaksakan menikah? Harusnya menikah karena memang bertemu calon yang beneran dianggap oke, iya kan? (Eh maaf kalo analogi ini menyinggung, ada yang berasa. Jeng jeng…) Ketika gw mengutarakan analogi di atas di Twitter, ada jawaban follower yang menarik. Kira2 dia berkata seperti ini: “Analoginya gak pas, mas. Kalau di Pemilu, biarpun kita gak memilih, TETEP AJA KITA DINIKAHKAN” Okeh. Doi bener juga sik. Ahaha aha ha. (Ketawa getir). Di pernikahan pada umumnya, kalau memang kita tidak mau, ya tidak jadi menikah. Di Pemilu, kita nggak mau memilih pun, ya ujung2nya “tetep menikah”, karena toh kita akan hidup di bawah pemerintahan yang baru. (Kecuali kita niat banget hijrah ganti […]

Read More →