Skip to content
Advertisements

Si Gede Item. Review Awam Galaxy NotePRO 12.2

Review awam is back! Seperti biasa, a word of caution: ini adalah review awam nan ringan layaknya Chiki. Jadi untuk yang berharap review mendetail dengan pembahasan spesifikasi yang njelimet, ya siap2 kecewa. Gw mereview produk berikut sebagai pengguna awam saja. Okaaaay? Kali ini gw berkesempatan mendapat Samsung Galaxy NotePRO 12.2, tablet teranyar keluaran Samsung. Waktu gw pertama kali memegang NotePRO […]

Read More →

Customer is King, But Not Necessarily The Smartest

“Customer is King”, so goes the old adage. In the marketing world, this expression has almost never gone unchallenged. There are companies who will do anything to know what the customers want, through extensive consumer research and survey. The problem that I had is, a lot of important marketing strategic decisions were let to customers to decide, because, well, they are “King”. Unfortunately, this blind interpretation of “customer is King” often costs companies great innovation opportunities, or great communication ideas. Let me explain this by first proposing a further interpretation of “customer is King”. Customer is King, but the King is not necessarily the smartest person in the country. There, I said it. To me customer is King means companies should act in the best interest of the customers. Because that’s how companies retain their customers and keep the business. But it is not the same with treating the King (customers) as the smartest people in the world, or as marketing experts, because they are NOT. That’s why a King does not have to design its own castles, or train his own army, or design its own weapons. He has competent people in their fields to do all that, and eventually, by letting the experts do their job, the King eventually reaps the benefits himself. Again, let me say it. The King is not the smartest person in the kingdom, and letting him decide on things that are not his expertise may […]

Read More →

Laporan Survey Kepuasan Pasangan 2014

Akhirnya sesudah mengumpulkan 1,186 responden, sejak tanggal 30 Desember 2013 sampai 3 Januari 2014, maka Survey Kepuasan Pasangan ditutup. Berikut adalah laporannya. Yay! 😀 Sedikit catatan mengenai interpretasi: Karena survey ini bukan survey yang “ilmiah” banget, maka gw merasa perlu memberikan sedikit catatan. Dalam menginterpretasi temuan di bawah, mohon pembaca jangan menggeneralisir hasilnya sebagai realita “seluruh orang”. Hal ini dikarenakan metode […]

Read More →

Review Awam Sony Xperia Z Ultra

Kembali nih ke review gadget secara awam. Kali ini gw mendapat kiriman Sony Xperia Z Ultra, smartphone-tablet (phablet) terbaru dari Sony. Gw tertarik banget mengulik si bungsu Xperia ini karena sebelumnya juga sudah mereview kakaknya Xperia Z (review gw untuk Xperia ada di sini). Seperti biasa, catatan dari gw: ini adalah review orang AWAM. Jadi review ini ditulis dari perspektif […]

Read More →

Mengapa Gw Terusik Dengan “Tes Keperawanan”

Kemarin saya membaca berita tentang rencana melakukan tes keperawanan di SMA (link berita di kompas.com: http://regional.kompas.com/read/2013/08/19/2212178/Siswi.SMA.di.Prabumulih.Wajib.Tes.Keperawanan). Alasannya karena marak praktik mesum atau prostitusi oleh siswa. Bahwa pemerintah (pusat atau daerah) sering mengeluarkan ide-ide absurd dan bodoh mungkin bukan sesuatu yang baru. Ada ide-ide aneh yang memang lahir dari keterbatasan fungsi otak pejabat tertentu. Tetapi ada juga ide-ide yang sebenarnya sangat “logis” dari perspektif mereka (misalnya, bisa memperkaya kantong sendiri atau kantong partai). Saking seringnya mendengar soal ide-ide kebijakan bodoh atau licik ini, gw sampai udah terbiasa. Dengan kata lain, sudah kebal/baal, sampai tidak merasakan apa-apa lagi. Tetapi entah mengapa untuk wacana yang satu ini, jujur gw merasa terusik. Mengapa? Beberapa alasan: Asimetri gender. Lagi-lagi, wanita berada dalam posisi dipojokkan. Mengapa hanya status keperawanan yang harus diuji? Mengapa tidak keperjakaan? Mengapa wanita wajib menjaganya, tetapi pria tidak? Gw yang pria aja merasa marah mendengarnya. Ini hampir sama dengan kasus perkosaan tetapi yang disalahkan wanita (dengan alasan: karena busananya “mengundang”, atau gerak-geriknya “genit”). Wanita ditempatkan dalam posisi yang lebih rendah karena dia wajib menjadi obyek “pemeriksaan”, tetapi pria tidak. “Tetapi pria kan tidak bisa dites keperjakaannya?” Betul! Supaya fair, jangan juga mengetes keperawanan wanita dong? Violation (gw gak ketemu terjemahan yang pas buat kata ini) dari bagian terprivat wanita. Keperawanan dan kemaluan wanita adalah hal terpribadi milik wanita tersebut, dan tidak selayaknya dilihat, diobok-obok oleh orang lain tanpa seijinnya. Jika ini dilakukan oleh agen negara, maka seharusnya sudah masuk pelanggaran HAM. Terkait […]

Read More →

It’s Okay To Be Afraid

It’s okay to be afraid. It’s how you recognize courage. It’s okay to have doubts. It’s when you learn to have faith. It’s okay to fall. It’s how you learn to rise. It’s okay to be defeated. It’s where you learn how to win. It’s okay to be in the dark. It’s how you see the flame. It’s okay to make mistakes. It shows you the way to mastery. It’s okay to get scars. They are Life’s medals of adventures. And when you came out from trials and tribulations triumphant, It is now your privilege and duty To find a wounded soul, and tell him “It’s okay….”

Read More →

Laporan Survey Mantan Nasional 2013

Okeh, setelah 2 hari pengumpulan data (dimulai Sabtu malam), maka Survey Mantan Nasional 2013 resmi dilaporkan. Survey kali ini berhasil mengumpulkan lebih dari 4,403 entry, dan 3,383 dari itu menyelesaikan seluruh kuesioner (jadi tingkat penyelesaian 76.8%). Mengapa ada sekitar 1,000 responden yang “tidak selesai”? Yang pertama, 388 responden terdiskualifisir ketika mereka menyatakan tidak punya mantan di pertanyaan pertama. Sisanya, somehow […]

Read More →

Generasi ‘Karate Kid’ dan Generasi ‘Spiderman’

Suatu hari, kolega gw mengeluhkan tentang generasi muda yang sekarang baru saja mengawali karir (usia 22-25an, bagian dari Generation Y). Dia mengeluhkan angkatan kerja baru yang dianggap cepat puas, ingin menuntut kenaikan karir cepat padahal belum siap. Atau tidak bersedia menjadi “generalis”, selalu memilih untuk mengerjakan satu area of expertise saja. Kemudian dia membandingkan dengan dirinya sendiri (seorang Gen-X) yang di […]

Read More →

Depresi, “No!” Ngehek, “No!”

Gw mau share dikit tentang “depresi” hasil penelitian Martin Seligman, profesor psikologi di University of Pennsylvania (Sumber: “Life’s A Pitch” karya Philip Broughton). Profesor Seligman menemukan bahwa banyak orang depresi yang menderita “learned helplessness”. Istilah Inggris ini sulit diterjemahkan secara ringkas ke Bahasa. Versi begonya: “Ke-tak-berdaya-an yang dipelajari”. Lebih jelasnya harus dipanjangin: perasaan tak berdaya (helplessness) yang sebenarnya dibangun sendiri oleh si penderita. Menurut Profesor Seligman, ketika kita mengalami peristiwa buruk yang ada di luar kendali kita (uncontrollable bad events), ada tiga kategori interpretasi kita akan peristiwa buruk tersebut (yang menentukan perilaku kita berikutnya). 1. Kategori pertama: Interpretasi apakah peristiwa tersebut disebabkan internal (kita sendiri), atau eksternal (karena situasi di luar kita). Contoh: saat kita ketinggalan kartu ATM. “Kartu ATM gw hilang karena gw adalah orang pikun tolol” adalah interpretasi internal. “Kartu ATM gw hilang karena tadi gw buru2 mengejar kereta terakhir, dan diteriakin sama temen2 disuruh cepet” adalah interpretasi eksternal. 2. Kategori kedua: Interpretasi apakah peristiwa tersebut disebabkan faktor yang stabil/tetap (stable factors), atau faktor kebetulan/insidental (unstable factors). Contoh interpretasi faktor stabil/tetap: “Gw selalu kehilangan kartu ATM kalo terburu2″, dan sebaliknya “Ah, ini sih lagi kebetulan aja gw khilaf” (faktor insidental). 3. Kategori ketiga: Interpretasi peristiwa ini sebagai “gambaran menyeluruh” (global) atau “spesifik”. Contoh interpretasi global: “Gw kehilangan kartu ATM ini memang gambaran hidup gw yang berantakan, pelupa, ceroboh“. Contoh interpretasi spesifik: “Yah cuma kartu ATM doang. Tinggal lapor polisi, urus kartu baru, beres deh”. Penderita depresi cenderung menginterpretasi peristiwa buruk […]

Read More →

Man of Steel, Man of Fate

It’s probably a bit late to write about ‘Man of Steel’ the movie, but it just shows that the movie impressed me so much, I feel compelled to write about it. [WARNING: SPOILER AHEAD] I love movies with ‘themes’, and Man of Steel is one of them. It does not matter whether it is a summer blockbuster, a high-brow “award” […]

Read More →